August 27, 2026

Cegah Kenakalan Remaja, Polsek Medan Area Edukasi Siswa SMA Negeri 8 Medan Bahaya Geng Motor dan Narkoba

0
WhatsApp Image 2026-08-27 at 19.53.59

MEDAN, 27 Agustus 2026 — Upaya mencegah kenakalan remaja tidak cukup hanya dilakukan melalui penindakan hukum. Edukasi sejak bangku sekolah dinilai menjadi langkah penting untuk membentengi generasi muda dari pengaruh pergaulan negatif, geng motor, narkoba, hingga berbagai perilaku yang berpotensi mengarah pada pelanggaran hukum.

Langkah tersebut dilakukan Polsek Medan Area melalui kegiatan sosialisasi dan imbauan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) kepada peserta didik SMA Negeri 8 Medan, Kamis (27/8/2026).

Kegiatan yang digelar di lingkungan sekolah itu diikuti ratusan peserta didik. Turut hadir Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Syarifah Aini, S.Ag., M.Hum., serta Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas, Berlian Sihombing, S.Pd., M.Si.

Edukasi disampaikan Bhabinkamtibmas Polsek Medan Area, Aiptu Heddi Sagala, yang secara khusus mengingatkan para siswa agar tidak mudah terpengaruh lingkungan pergaulan yang dapat membawa mereka pada tindakan berisiko.

Dalam sosialisasinya, Heddi menekankan pentingnya keberanian siswa untuk mengatakan tidak terhadap ajakan bergabung dengan geng motor maupun aktivitas lainnya yang dapat mengancam keselamatan dan masa depan mereka.

Para siswa juga diingatkan untuk menjauhi narkoba serta tidak terlibat dalam bentuk penyalahgunaan maupun peredaran narkotika.

Menurutnya, masa sekolah merupakan fase penting dalam pembentukan karakter dan penentuan arah masa depan. Karena itu, peserta didik didorong untuk lebih selektif dalam memilih teman, mampu mengendalikan diri dan mempertimbangkan konsekuensi sebelum mengambil keputusan.

Pesan tersebut menjadi semakin relevan di tengah tantangan pergaulan remaja yang tidak hanya terjadi di lingkungan sekitar, tetapi juga dapat berkembang melalui media sosial dan berbagai platform digital.

Pihak sekolah menyambut positif kegiatan tersebut. Kepala SMA Negeri 8 Medan, Eka Sri Wahyuni Purba, S.Pd., M.Si., menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polsek Medan Area yang telah memberikan perhatian terhadap pembinaan dan perlindungan peserta didik.

“Kami menyambut baik kegiatan sosialisasi ini dan mengucapkan terima kasih kepada pihak kepolisian, khususnya Polsek Medan Area, yang telah memberikan perhatian dan kepedulian terhadap anak didik kami. Kami berharap seluruh peserta didik SMA Negeri 8 Medan dapat mendengarkan, memahami sekaligus mematuhi apa yang telah dianjurkan oleh aparat kepolisian serta senantiasa menaati seluruh aturan yang berlaku di sekolah,” ungkap Eka.

Ia menilai pembentukan karakter generasi muda membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Sekolah tidak dapat bekerja sendiri dalam menghadapi persoalan kenakalan remaja, sehingga diperlukan sinergi antara pihak sekolah, kepolisian, orang tua dan masyarakat.

“Sinergi tersebut sangat penting untuk membentuk generasi muda yang disiplin, berkarakter, bertanggung jawab serta mampu menjauhkan diri dari berbagai ancaman yang dapat mengganggu masa depan mereka,” ujarnya.

Kegiatan sosialisasi tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa pencegahan kenakalan remaja perlu dimulai dari lingkungan pendidikan. Sekolah diharapkan tidak hanya menjadi tempat menimba ilmu, tetapi juga ruang untuk membangun karakter, kedisiplinan dan kesadaran hukum peserta didik.

Dengan kolaborasi antara aparat penegak hukum dan institusi pendidikan, diharapkan para pelajar mampu tumbuh menjadi generasi yang berprestasi, memiliki masa depan yang jelas dan tidak mudah terseret dalam lingkaran geng motor, narkoba maupun bentuk kenakalan remaja lainnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *